Ulasan Shokugeki no Souma Chapter 301
Akhirnya dapet tempat tersendiri untuk mengeluarkan unek -unek yang selama ini kependam :v... Awalnya ane sendiri gak begitu suka ama genre seperti sport apa lagi genre masak-masak, dan disaat itulah muncul manga Shokugeki no Souma.
Niat hati cuman iseng-iseng baca, eh ketagihan, selain ada bonusnya bagi para fans pria (echi), ditambah dengan komedi ringan serta cerita yang memang menarik, benar - benar bagus.
Langsung ke ulasan saja, di chapter ini Nakiri Erina, tokoh heroine kembali kumat-kumatan buang makanan sembarangan. Souma yang selalu 'bodo amat selain urusan makan', penjelasan tentang ibunya Nakiri Erina + masa lalunya, serta betapa takutnya para elit sepuluh dimasa Souma (kecuali Souma tentunya) kalau melawan Nakiri Erina.
Dari sini ketika ane mencoba membaca kolom komentar, ada yang menebak-nebak ini bakal klise, semisal Erina vs Souma kemudian Souma vs kakak angkatnya...
Tapi, walau demikian adanya...
Sebagai penebak jitu (walau tak sejitu tukang tebak bola), satu komentar tersebut nampaknya salah. Ingat inti gimana agar bapaknya Souma terbebas dari kegalauannya? Yap, masaklah untuk orang yang kamu cintai, kurang lebihnya begitu.
Dan sampai sekarang ide, tujuan itu belum tersampaikan dengan jelas ke Souma, seingetku 2x bapaknya Souma ngomong gitu tapi gagal terus. Begitulah kira-kira ringkasannya.
Kembali sebagai penebak jitu, karena Shokugeki no Souma ini setelah sering ane baca naik turunnya cepat, alias kegagalan Souma itu cuman bentar dan langsung ada counternya. (ngomong apa lagi ini)...
Tebakkanku untuk ending Souma kayaknya nunggu tujuan Saiba ini terjapai, maksudnya, Souma harus masak buat orang yang dia cintai (Ini kalau ga twist, mengingat sering ada twist di nih manga)